Ada banyak otentikasi package official dari laravel dan salah satunya adalah Laravel Fortify. Pada artikel ini, kita akan mempelajari cara menggunakan fortify dengan package Fence.
Apa itu Fortify ?
Laravel Fortify adalah implementasi backend otentikasi agnostik frontend untuk Laravel. Karena package ini di kemas hanya untuk backed sehingga dia tidak membawa frontend views nya by default. Sehingga jika Anda ingin menggunakan fortify sekalian dengan views, maka Anda bisa menggunakan Jetstream.
Apa itu Fence ?
Fence adalah package yang saya buat sendiri untuk memudahkan Anda dalam menggunakan fortify. Dengan scaffolding views yang di bawa dengan Tailwind CSS dan blade, jadi Anda lebih mudah untuk mengopreknya. Denga fence, Anda akan mendapatkan basik otentikasi views yang dilengkapi dengan update profile dan juga change password.
Instalasi Laravel & Fortify
Pertama sekali, pastinya kita akan lakukan instalasi fresh Laravel. Buka terminal Anda, dan silakan jalankan perintah berikut.
laravel new fortify
Setelah itu, mari kita lakukan instalasi fortify nya dengan menjalankan perintah berikut.
composer require laravel/fortify
Jika sudah, kita akan menerbitkan vendor nya dengan menjalankan perintah sebagai berikut:
php artisan vendor:publish --provider="Laravel\Fortify\FortifyServiceProvider"
Selanjut, silakan buka file config/app.php dan tambahkan FortifyServiceProvider.php seperti berikut ini.
'providers' => [
// ...
App\Providers\FortifyServiceProvider::class,
],
Instalasi Fence
Seperti layaknya fortify, kita juga akan instal fence dengan composer seperti berikut.
composer require irsyadadl/fence
Jika sudah, mari kita install fence nya dengan perintah berikut:
php artisan fence:install
Jika berhasil, maka output terakhir yang dikeluarkan adalah.
INFO Fence scaffolding installed successfully.
Dan sekarang, silakan jalankan development server laravel dengan menjalakan perintah php artisan serve. Maka output yang diberikan kurang lebih akan seperti ini.
INFO Server running on [http://127.0.0.1:8000].
Maka sekarang, Anda buka buka browser dan kunjungi http://127.0.0.1:8000. Buka project ini di text editor Anda, dan buka file .env yang ada di root direktori untuk mengkonfigurasi database yang Anda punya.
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=fortify
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Setelah itu, buka kembali terminal Anda dan lakukan migrate seperti berikut.
php artisan migrate
Dan sekarang, Anda sudah bisa menggunakan fortify yang di kombinasikan dengan fence. Semoga package dan artikel ini bermanfaat untuk Anda. Until next time 👋🏻
Irsyad A. Panjaitan
Let's start living like no one can help us in any event, so that when we are helped in certain times, it becomes a plus in itself.
Artikel yang Terkait
- Belajar Cache Flexible di Laravel
Irsyad A. Panjaitan
- Membuat Fitur Multi Bahasa di Laravel Inertia React
Irsyad A. Panjaitan
- Laravel Script: composer run dev
Irsyad A. Panjaitan
- Apa yang Baru di Inertia.js 2.0
Irsyad A. Panjaitan
- Membuat Custom Rule Validator untuk Nomor Telepon Indonesia dengan Laravel
Abd. Asis
- Like System dengan Laravel Polymorphic
Irsyad A. Panjaitan
- Laravel Dengan Multi Koneksi Database: Panduan Langkah demi Langkah
Abd. Asis